Jumat, 04 November 2011

Awas "Pencuri" Wartawan Sedang Ngetik di Warnet Motor Ilang

Jakarta - Rangga Zuliansyah, seorang wartawan online di Tangerang, kehilangan motor saat tengah asyik mengetik berita di warnet i-Point.net, Jl Maulana Yusuf, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cikokol, Kota Tangerang.

Rangga menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/11/2011) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Rangga berkunjung ke warnet tersebut dengan mengendarai motor Honda Beat B 3850 MNV warna putih.

"Saya memang sudah biasa ke warnet situ, ngetik berita di situ," kata Rangga saat dihubungi wartawan, Jumat (4/11/2011).

Setibanya di lokasi, Rangga kemudian memarkirkan motornya itu di halaman parkir warnet. Warnet itu sendiri terletak di seberang Kampus Univesitas Syekh Maulana Yusuf.

"Saya waktu itu buru-buru, saya hanya mengunci stang motor saja, nggak dikunci ganda," kata dia.

Setelah itu, Rangga dengan santai memasuki warnet. Di warnet itu, Rangga menghabiskan waktu selama kurang lebih 2,5 jam.

"Lalu sekitar pukul 19.30 WIB, saya keluar dari warnet," kata dia.

Namun, alangkah kagetnya Rangga karena motornya yang berwarna putih itu telah raib dari parkiran. Rangga sendiri heran mengapa hanya motornya yang hilang.

"Padahal ada sekitar 10 motor yang parkir di situ," kata dia.

Rangga sempat menanyakan hilangnya motor itu ke penjaga warnet. Namun sayang, saat itu penjaga warnet pun sibuk dengan pekerjaannya.

"Penjaga warnet lagi di dalam dan di luar nggak ada yang jaga parkir. Sekuriti kampus juga nggak ada yang tahu," katanya.

Atas peristiwa itu, Rangga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian setempat. Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta sejumlah keterangan saksi terkait kasus tersebut.

Keberhasilan KPK Menyelamatkan Aset Migas Rp153,6 Triliun

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menyelamatkan aset negara dari sektor migas senilai ratusan triliun rupiah. Hal tersebut berupa uang tunai Rp5,2 triliun dan harta tak bergerak senilai Rp148,5 triliun.

"Jadi total dari migas itu kita menyelamatkan Rp 153,6 triliun bentuk uang dan aset,” kata Wakil Ketua KPK Haryono Umar di kantornya, Jumat (4/11/2011).

Aset-aset tersebut, lanjut Haryono berupa helikopter, rumah, kapal tanker, mata bor, dan aset-aset lain. “Sedang kita minta tertibkan lagi yang belum diinventarisir. Yang belum kita minta ada sistem pencatatan lifting itu online,” ujarnya.

Menurut Haryono, pihaknya kini tengah menghitung berapa nilai minyak yang naik ke permukaan. Sebab, selama ini perhitungan dilakukan manual. “Jadi ada petugas yang mencatat kemudian dibawalah dari, misal dari Natuna ke Jakarta. Ini produksi kita minggu lalu, padahal kan minyaknya langsung masuk tanker,” imbuhnya.

Hal ini untuk memastikan seberapa kapasitas dan nilai dari minyak tersebut dan hanya menerima laporan. “Kawatirnya yang dia lakukan ke perusahaan sub officenya dan kita enggak punya sistem,” cetus dia.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes